PADANG, — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan dukungan penuh terhadap produksi dan penayangan film Iko Minang. Langkah sinematik ini dipandang sebagai sarana strategis dalam memperkuat dan mensosialisasikan nilai-nilai luhur adat serta agama yang terangkum dalam filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), khususnya bagi generasi muda di tengah arus modernisasi.
Dukungan tersebut ditegaskan oleh Pemprov Sumbar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memajukan kebudayaan lokal sekaligus memanfaatkan media audiovisual sebagai instrumen edukasi karakter yang efektif.
Film Iko Minang dirancang untuk mengangkat realitas kehidupan masyarakat Minangkabau dengan memadukan kearifan lokal, etika sosial, dan dinamika kehidupan bermasyarakat. Melalui jalan cerita yang dekat dengan keseharian warga, karya ini diharapkan mampu menyampaikan pesan moral dan filosofis ABS-SBK secara lebih adaptif, populer, dan mudah dicerna oleh generasi milenial maupun Gen Z.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menilai bahwa pendekatan kebudayaan melalui karya kreatif seperti film jauh lebih efektif ketimbang metode doktrinal formal. Medium film dinilai memiliki daya jangkau yang luas serta kekuatan emosional untuk menanamkan rasa bangga (sense of pride) terhadap identitas keminangkabauan.
Selain sebagai media penanaman nilai, kehadiran film ini juga membuktikan bahwa narasi-narasi lokal Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk bersaing di industri perfilman nasional.
Pemprov Sumbar mendorong para seniman, sutradara, dan komunitas film lokal untuk terus menggali kekayaan tradisi, kaba, sejarah, serta fenomena sosial Minangkabau menjadi karya drama maupun dokumenter yang berkualitas tinggi.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan membuka ruang kolaborasi bagi pegiat industri kreatif agar ekosistem perfilman berbasis budaya di Sumatera Barat dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.
Melalui integrasi antara pelestarian nilai adat ABS-SBK dan pemanfaatan teknologi media modern, Pemprov Sumbar optimistis identitas budaya Minangkabau akan tetap kokoh, relevan, serta terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Komentar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar