PAYAKUMBUH — Rasa syukur membuncah di tengah hamparan lahan pertanian Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh. Kelompok Berkah Tani Mandiri sukses menggelar panen raya jagung bersama Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Nila Misna, S.Si, M.P., beserta jajaran, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan field day ini menjadi cermin nyata kebangkitan ekonomi umat melalui sinergi yang kokoh antara masyarakat, ulama, tokoh adat, dan pemerintah daerah demi memperkuat ketahanan pangan.

Di atas lahan seluas 0,25 hektare, para petani berhasil memanen 1.200 kilogram jagung pipil. Capaian ini mencatatkan tingkat produktivitas yang terbilang tinggi, yakni mencapai 7.000 kilogram per hektare. Berkah panen tersebut dirasakan langsung dampaknya secara ekonomi karena hasil produksi langsung terserap pasar lokal, dibeli oleh para peternak ayam petelur setempat dengan harga Rp 6.500 per kilogram.

Perjalanan menuju panen melimpah ini tak lepas dari ujian. Selama masa tanam, para petani sempat diuji dengan cuaca minim curah hujan serta ancaman hama ulat. Namun, ikhtiar yang sungguh-sungguh melalui pengerahan benih unggul varietas Pioneer 32 serta pendampingan intensif dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Payakumbuh Timur membuat kendala tersebut berhasil diatasi.

Selain bimbingan teknis, Dinas Pertanian Kota Payakumbuh turut mengulurkan bantuan sarana produksi berupa alat mesin pertanian (cultivator), benih jagung, pupuk kompos, hingga akses pupuk bersubsidi.

Ketua Kelompok Tani Berkah Tani Mandiri, Triyul Suardi Dt. Soyia Nan Panjang, dan Iringatno serta anggota lainnya menyampaikan rasa syukur mendalam atas karunia hasil panen ini. Penggunaan benih berkualitas terbukti memberikan ketenangan bagi petani karena bulirnya yang padat, tahan serangan hama, dan penyusutan bobotnya amat minim.

“Kami sangat bersyukur atas hasil panen yang melimpah ini. Terima kasih banyak kepada Dinas Pertanian atas bantuan alsintan, pupuk, serta pendampingannya yang tak terputus,” ungkap ketua kelompok.

Penyuluh Pertanian Lapangan, Jefri, menyebutkan bahwa hasil manis yang dipetik hari ini adalah buah dari kedisiplinan dan kesungguhan para anggota kelompok tani dalam mengamalkan arahan teknis pemeliharaan tanaman. Pendampingan akan terus berlanjut hingga masa pascapanen dan persiapan musim tanam berikutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Nila Misna, menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dalam membangun ketahanan pangan daerah. “Keberhasilan panen jagung hari ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan para petani mampu mendongkrak produktivitas sektor pangan daerah. Bantuan yang disalurkan terbukti membawa manfaat dalam meningkatkan pendapatan warga,” tutur Kadis Nila Misna.

Apresiasi senada disampaikan Lurah Tiakar Benni dan Ketua LPM Tiakar Sepriyendi. Kehadiran unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para tokoh masyarakat menunjukkan bahwa gotong royong lintas elemen adalah kunci keberkahan dan keberlanjutan ekonomi warga.

Melalui momentum panen bersama ini, diharapkan rantai pasok pakan ternak lokal semakin mandiri sekaligus menjadi sarana pendorong kemaslahatan dan kesejahteraan para petani di Payakumbuh secara berkelanjutan.