PAYAKUMBUH — Menuntut ilmu adalah kewajiban yang terbentang sepanjang hayat. Semangat inilah yang dibuktikan secara nyata oleh sebuah keluarga asal Nagari Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat. Tiga orang akademisi dari satu ikatan keluarga besar berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan merampungkan studi mereka secara bersamaan di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas (Unand) dengan predikat Cumlaude.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga besar "Patahunan Family", tetapi juga menebarkan inspirasi luas bahwa ikatan kekeluargaan dapat menjadi energi positif dalam mengarungi dunia pendidikan tinggi lintas generasi.

Tiga sosok pembelajar tangguh yang resmi menyandang gelar akademik secara serentak tersebut meliputi unsur ayah, anak, hingga keponakan:

  •     Abdul Haris, S.Gz., M.Gz. — Menyelesaikan studi Magister (S2) Ilmu Gizi Masyarakat (Ayah).
  •     Yenita, S.Gz., M.Gz. — Menyelesaikan studi Magister (S2) Ilmu Gizi Klinis (Anak).
  •     Tri Widi Astuti, S.K.M. — Menyelesaikan studi Sarjana (S1) Promosi Kesehatan (Keponakan).

Meraih gelar kesarjanaan dan magister secara bersamaan bukanlah perkara mudah. Diperlukan ketekunan, manajemen waktu yang matang, serta dukungan moral yang kuat dari lingkungan terdekat. Menariknya, dinamika akademik tersebut justru terjawab di dalam ruang keluarga yang sama, di mana sang ayah dan anak saling menguatkan dalam menekuni bidang ilmu gizi di kampus kebanggaan urang awak tersebut.

Bagi keluarga Patahunan, pencapaian ini sarat akan nilai moral dan spiritual. Perjuangan panjang di bangku kuliah ini melukiskan pesan mendalam bahwa pendidikan merupakan warisan terbaik—sebuah investasi peradaban yang hidup, bertumbuh, dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Ungkapan rasa syukur yang mendalam pun dihaturkan oleh keluarga besar atas nikmat dan hasil jerih payah yang terbayar tuntas dengan predikat kelulusan tertinggi, Cumlaude. Keluarga berharap, jejak langkah akademis ini tidak berhenti pada seremoni wisuda semata, melainkan mampu menjelma menjadi lentera serta sumber motivasi bagi generasi muda penerus bangsa untuk terus melangkah, menuntut ilmu setinggi-tingginya, dan mengharumkan nama daerah.