PADANG,  — Wali Kota Padang memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang diikuti oleh jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang beserta seluruh petugas lapangan di halaman Kantor Wali Kota Padang. Dalam amanatnya, Wali Kota menegaskan bahwa pendataan sektor ekonomi secara menyeluruh dan berintegritas merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini diposisikan sebagai pemetaan strategis untuk memotret peta kekuatan, struktur, serta dinamika dunia usaha di Kota Padang pascapandemi dan di tengah tantangan ekonomi global.

Wali Kota Padang menyampaikan bahwa akurasi data hasil sensus akan menjadi rujukan mendasar bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun investor dalam mengambil keputusan strategis. Pendataan ini mencakup seluruh cakupan unit usaha non-pertanian, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor informal, hingga korporasi skala besar yang beroperasi di wilayah Kota Padang.

Secara khusus, Wali Kota meminta petugas sensus untuk memotret secara mendalam potensi ekonomi kreatif, sektor kuliner, pariwisata, serta perdagangan digital (e-commerce) yang pertumbuhannya kian pesat di ibu kota Sumatera Barat ini.

Pemko Padang menjamin dukungan penuh dari jajaran birokrasi—mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW—guna memfasilitasi dan mendampingi para petugas BPS agar proses pendataan di lapangan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Guna menjamin keabsahan data yang dihimpun, Wali Kota Padang mengimbau seluruh pelaku usaha, pemilik bisnis, dan masyarakat umum untuk memberikan informasi yang jujur, akurat, dan apa adanya kepada petugas sensus. Ketepatan data yang disampaikan dinilai akan kembali dalam bentuk intervensi kebijakan yang menguntungkan pelaku usaha itu sendiri, seperti kemudahan perizinan, fasilitasi akses modal, dan penataan regulasi bisnis.

BPS Kota Padang juga memastikan bahwa seluruh kerahasiaan data individu maupun data keuangan para responden dilindungi secara ketat oleh undang-undang.

Melalui keberhasilan penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kota Padang optimistis memiliki basis data spasial dan sektoral yang solid guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah, menekan angka pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.