Dalam upaya memperkuat ekosistem perbukuan dan melahirkan generasi penulis bermutu di Sumatera Barat, media penerbitan lokal secara terbuka mengundang para akademisi, peneliti, budayawan, hingga penulis pemula untuk menyalurkan gagasan kreatifnya. Pembukaan alur penerimaan naskah ini disertai dengan penetapan syarat dan prosedur standar guna memastikan setiap karya yang diterbitkan memenuhi kualifikasi keilmuan, estetika, dan etika penerbitan.

Langkah transparansi tata cara penerbitan ini diposisikan sebagai dorongan nyata dalam membuka ruang ekspresi yang profesional bagi pegiat literasi daerah.

Penerbit menetapkan beberapa kriteria utama bagi naskah yang ditujukan untuk publikasi. Fokus naskah diprioritaskan pada karya-karya yang mengangkat tema sejarah lokal, dokumentasi kebudayaan Minangkabau, biografi tokoh, kajian keilmuan, hingga karya sastra kreatif yang berbobot.

Setiap naskah yang dikirimkan wajib memenuhi standar keaslian (orisinalitas), bebas dari unsur plagiarisme, serta belum pernah dipublikasikan di media lain. Penulis juga diminta melengkapi naskah dengan kelengkapan anatomi buku yang jelas, seperti pendahuluan, daftar pustaka yang valid, dan profil singkat penulis.

Proses seleksi diawali dengan kurasi awal oleh tim redaksi untuk menilai kesesuaian tema, kedalaman substansi, serta potensi keterbacaan oleh masyarakat luas.

Bagi penulis yang ingin mengajukan karyanya, prosedur diawali dengan pengiriman draf naskah lengkap secara digital beserta surat pengantar dan ringkasan karya (sinopsis). Setelah melewati tahap evaluasi redaksional, naskah yang dinyatakan lolos akan masuk ke tahap penyuntingan (editing), perancangan tata letak (layout), dan desain sampul.

Penerbit juga berkomitmen memberikan perlindungan hak cipta bagi para penulis melalui pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta pendaftaran nomor standar buku internasional (ISBN).

Melalui prosedur kerja sama yang terstruktur dan transparan ini, lembaga penerbitan lokal berharap dapat membina kemitraan yang produktif dengan para penulis, sekaligus konsisten memperkaya khazanah literasi berkualitas dari daerah untuk panggung nasional.