PADANG, — Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya dalam merawat kerukunan antarumat beragama dan memperkuat iklim toleransi di wilayahnya. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menerima audiensi dari pengurus dan peneliti SETARA Institute di Rumah Dinas Wali Kota Padang.
Pertemuan tersebut menjadi ajang dialog strategis untuk mendiskusikan berbagai indikator pemajuan hak asasi manusia, kebebasan beragama dan berkeyakinan, serta langkah-langkah inklusif yang dapat diambil pemerintah daerah dalam meningkatkan skor Indeks Kota Toleran (IKT) Kota Padang.
Wali Kota Fadly Amran menyatakan bahwa Kota Padang merupakan rumah bagi beragam suku, ras, dan agama. Keberagaman tersebut merupakan aset sosial yang harus dijaga melalui kebijakan publik yang adil, setara, dan non-diskriminatif.
Guna mewujudkan hal tersebut, Pemko Padang berkomitmen memperkuat peran lembaga-lembaga kemasyarakatan seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh adat, dan komunitas pemuda. Pendekatan dialogis dan penyelesaian masalah secara persuasif menjadi prioritas pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi gesekan sosial di tengah masyarakat.
Selain itu, Pemko Padang juga terbuka terhadap masukan, riset, serta rekomendasi dari lembaga independen seperti SETARA Institute guna mengevaluasi dan merumuskan regulasi daerah yang lebih ramah terhadap keberagaman.
SETARA Institute secara berkala menerbitkan laporan Indeks Kota Toleran yang mengukur kebijakan, tindakan pemerintah, serta dinamika keagamaan di berbagai kota di Indonesia. Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal kerja sama sinergis untuk mengidentifikasi tantangan sosial sekaligus merancang program aksi daerah yang berfokus pada pemenuhan hak-hak sipil dan kerukunan warga.
Langkah Pemko Padang dalam merangkul lembaga riset independen ini mencerminkan keterbukaan tata kelola pemerintahan (open governance). Sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil diharapkan mampu menciptakan suasana Kota Padang yang aman, amanah, dan kondusif bagi seluruh lapisan warga tanpa terkecuali.

Komentar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar