PADANG — Komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah kembali membuahkan hasil positif. Kota Padang resmi masuk dalam jajaran enam besar nominasi Anugerah Adinata Syariah 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Selain Kota Padang, lima daerah lainnya yang turut bersaing dan masuk dalam daftar nominasi adalah Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok Selatan, Kota Pariaman, serta Kota Payakumbuh.

Tahapan penentuan pemenang melalui uji penilaian nominasi Anugerah Adinata Syariah 2026 tersebut telah dilangsungkan dan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi di Ruang Rapat Istana Gubernur, Rabu (12/8/2026). Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir hadir secara langsung untuk mengikuti rangkaian penilaian tersebut.

Dalam pemaparannya di hadapan tim penilai, Maigus Nasir menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Padang terus konsisten memperkuat fondasi ekonomi dan keuangan syariah melalui berbagai langkah strategis. Salah satu instrumen utama yang diandalkan adalah keberadaan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kota Padang.

Tidak hanya berhenti pada kelembagaan ekonomi formal, upaya penguatan nilai-nilai syariah juga diintegrasikan secara masif melalui sektor pendidikan serta pemberdayaan rumah ibadah. Maigus menegaskan, optimalisasi pembinaan umat dan ekonomi keumatan turut digerakkan melalui masjid dan musala lewat program unggulan daerah, yakni Smart Surau.

Masuknya Kota Padang dalam nominasi bergengsi ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mewujudkan ekosistem ekonomi syariah yang progresif, inklusif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.