JAKARTA — Gejolak internal melanda organisasi perkumpulan penulis Satupena. Seluruh anggota Dewan Penasihat Satupena secara resmi menyatakan mengundurkan diri secara serentak pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Langkah drastis ini diambil sebagai bentuk protes moral terhadap tata kelola organisasi serta proses persiapan Kongres Satupena 2026 yang dinilai bermasalah di bawah kepemimpinan Ketua Umum Denny JA.
Berdasarkan pernyataan resmi yang dirilis, para anggota Dewan Penasihat merasa sudah tidak ada ruang lagi bagi mereka untuk menjalankan fungsi penasihat secara mandiri dan objektif. Mereka menilai arah organisasi saat ini telah jauh menyimpang dari prinsip-prinsip demokrasi, keterbukaan, serta musyawarah yang seharusnya dijunjung tinggi oleh perkumpulan para penulis tersebut.
Dengan pengunduran diri ini, para tokoh senior tersebut menegaskan sikap tegas untuk menolak memberikan legitimasi terhadap berbagai kebijakan kepemimpinan yang dinilai tidak sejalan dengan marwah organisasi.
Pernyataan mundur bersama ini ditandatangani oleh sembilan tokoh terkemuka dari berbagai latar belakang, mulai dari sastrawan, akademisi, jurnalis senior, hingga budayawan. Berikut daftar anggota Dewan Penasihat Satupena yang menyatakan mundur:
- Dr. Nasir Tamara
- Ilham Bintang
- Dr. Okky Madasari
- Arahmaiani
- Prof. Didin S. Damanhuri
- Swary Utami Dewi
- Jaya Suprana
- Hery Sucipto
- Dr. Manuel Kaisiepo
Hingga berita ini diturunkan, langkah mundurnya jajaran Dewan Penasihat secara serentak ini menjadi sorotan tajam di kalangan sastrawan dan pegiat literasi tanah air, serta memicu tanda tanya besar mengenai arah kelanjutan organisasi Satupena menjelang perhelatan kongres nasionalnya.

Komentar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar